Sumbawa, Lipsus–Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Sumbawa menggelar konsolidasi internal di Sekretariat DPC Gerindra Sumbawa, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPC, Fraksi Gerindra DPRD Sumbawa, Pengurus Anak Cabang (PAC), organisasi sayap partai, serta Satgas Media DPD Partai Gerindra NTB.
Konsolidasi ini menjadi langkah penguatan organisasi sekaligus mempercepat publikasi berbagai program pemerintah yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui media massa dan media sosial.
Ketua Panitia, Hilal Alamudy, mengatakan penguatan media partai menjadi salah satu fokus utama dalam konsolidasi tersebut. Menurutnya, hasil evaluasi sebelumnya menunjukkan publikasi kegiatan Partai Gerindra, termasuk aktivitas anggota Fraksi Gerindra, masih belum berjalan optimal.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil zoom meeting sebelumnya. Kita ingin media partai lebih aktif karena selama ini masih berjalan di tempat,” ujarnya.
Selain itu, Hilal menjelaskan seluruh jajaran partai juga diminta mempersiapkan tahapan verifikasi organisasi. Verifikasi tahap pertama telah rampung pada Juli 2026, sedangkan tahap kedua sedang berlangsung dan ditargetkan selesai pada 12 Desember 2026.
“Seluruh PAC diminta segera menyusun struktur kepengurusan yang baru. Untuk DPC Kabupaten Sumbawa, proses tersebut sudah lebih dahulu diselesaikan,” katanya.
Sementara itu, Satgas Media DPD Partai Gerindra, Hamdi, menilai masih banyak program pemerintah yang belum tersampaikan secara utuh kepada masyarakat. Akibatnya, berbagai Program Strategis Nasional (PSN) lebih sering menjadi sasaran kritik dibanding manfaat yang telah dirasakan masyarakat.
Menurut Hamdi, seluruh kader harus menjadi ujung tombak penyebaran informasi positif agar sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo.
“Suara Presiden harus diikuti suara partai hingga ke tingkat bawah. Karena itu publikasi melalui media sosial maupun media massa harus diperkuat. Bila ada informasi negatif, jelaskan kepada masyarakat dengan baik berdasarkan fakta,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa arahan tersebut merupakan kebijakan partai yang harus dijalankan seluruh jajaran, termasuk DPC dan anggota Fraksi Gerindra di DPRD.
Dalam arahannya, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sumbawa, Mohamad Ansori, meminta setiap PAC menjadi bagian dari Satgas Media di wilayah masing-masing. Menurutnya, seluruh aktivitas partai maupun organisasi sayap harus dipublikasikan secara konsisten.
Ansori menegaskan keberhasilan politik tidak lahir secara instan, tetapi melalui kerja nyata yang terus dilakukan di tengah masyarakat.
“DPC Gerindra Sumbawa menjadi salah satu yang paling awal mempersiapkan langkah agar Pulau Sumbawa kembali memiliki wakil di DPR RI. Itu bukan pekerjaan mudah, melainkan hasil kerja politik yang panjang dan konsisten,” ujarnya.
Untuk memperkuat kualitas kader, lanjut Ansori, sebanyak 52 kader Gerindra Kabupaten Sumbawa akan mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar). Peserta berasal dari unsur PAC dan organisasi sayap sebagai bagian dari upaya mencetak kader yang militan.
Pada kesempatan itu, Ansori juga menginstruksikan seluruh kader agar aktif memviralkan berbagai program pemerintah yang telah berjalan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, pembangunan Jembatan Garuda, hingga program ketahanan pangan.
“Program-program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu seluruh kader wajib ikut menyampaikan keberhasilan dan manfaatnya melalui media sosial maupun media massa,” katanya.
Ansori bahkan mengajak kader memanfaatkan kebiasaan menggunakan media sosial untuk mendukung penyebaran informasi positif.
“Yang suka selfie, silakan selfie untuk memviralkan program-program Asta Cita. Itulah kerja politik sederhana yang bisa dilakukan setiap kader,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Ansori menilai pemerintahan Presiden Prabowo menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan amanat Pasal 33 dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945 melalui berbagai program yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat.
Menurutnya, seluruh kader Gerindra memiliki tanggung jawab untuk mengawal sekaligus menyosialisasikan program-program tersebut kepada masyarakat luas.














