Kemenbud Lirik Tiga Istana Bersejarah Kesultanan Sumbawa

Lipsus, Sumbawa–Kementerian Kebudayan RI, mendatangi tiga Istana peninggalan Kesultanan Sumbawa, Sabtu (27/6/2026). Rombongan kementerian kebudayaan didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang dipimpin Direktur Warisan Budaya Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Agus Widiatmoko.

Mereka meninjau tiga situs bersejarah Kesultanan Sumbawa, yakni Istana Dalam Loka, Istana Bala Kuning, dan Istana Bala Putih.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan revitalisasi tiga bangunan cagar budaya yang menjadi ikon sejarah dan kebudayaan Sumbawa. Peninjauan difokuskan pada sinkronisasi data teknis serta penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebelum program revitalisasi didukung anggaran dari pemerintah pusat.

Rombongan terlebih dahulu mengunjungi Istana Dalam Loka. Di lokasi ini dilakukan pengecekan terhadap kondisi struktur bangunan, termasuk tiang penyangga, konstruksi kayu, hingga sistem proteksi kebakaran.

Pelestarian Istana Dalam Loka menjadi perhatian utama karena merupakan simbol kebesaran Kesultanan Sumbawa sekaligus salah satu warisan budaya terpenting di Pulau Sumbawa.

Selanjutnya, rombongan meninjau Istana Bala Kuning yang merupakan kediaman keturunan Sultan Muhammad Kaharuddin III. Revitalisasi di lokasi ini akan diarahkan pada penataan ruang pameran serta digitalisasi inventaris benda-benda pusaka agar dapat diakses masyarakat secara lebih edukatif tanpa mengurangi nilai sejarahnya.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Istana Bala Putih yang sebelumnya mengalami kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah memulai proses pemulihan menggunakan anggaran daerah, sementara Kementerian Kebudayaan berkomitmen mendukung penyelesaian restorasi bangunan dan penataan kawasan sehingga dapat kembali difungsikan sebagai bagian dari warisan sejarah daerah.

Wakil Bupati Sumbawa, H. Mohamad Ansori, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan RI atas perhatian yang diberikan terhadap pelestarian warisan budaya di Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, kunjungan langsung Direktur Warisan Budaya menjadi langkah penting untuk mempercepat proses perencanaan sehingga revitalisasi dapat segera direalisasikan.

“Pemerintah daerah siap mendukung seluruh tahapan dan regulasi yang diperlukan agar program revitalisasi ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Agus Widiatmoko, mengatakan ketiga istana tersebut merupakan satu kesatuan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi dan sangat langka di Indonesia.

Menurutnya, revitalisasi tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menghidupkan kembali ekosistem budaya yang berkembang di sekitarnya.

Ke depan, kawasan Istana Dalam Loka, Bala Kuning, dan Bala Putih diharapkan terintegrasi sebagai destinasi wisata sejarah berbasis edukasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata di Kabupaten Sumbawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial