Lipsusroom (Jakarta) – Pemerintah resmi membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi desa melalui rekrutmen 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Kopdes Merah Putih, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa tahap awal seleksi menyediakan sebanyak 30.000 formasi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Rekrutmen ini terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari جميع jurusan, dengan batas usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi hingga 24 April 2026.
Zulkifli menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi berlangsung secara terbuka, transparan, dan akuntabel tanpa dipungut biaya. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses berjalan bersih serta menjaring sumber daya manusia terbaik.
Para kandidat yang lolos seleksi nantinya akan bekerja di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun. Setelah masa tersebut, mereka akan dipersiapkan untuk melanjutkan pengabdian di Koperasi Desa Merah Putih.
Program ini menjadi bagian dari target besar pemerintah untuk membangun 30 ribu unit Kopdes Merah Putih yang direncanakan rampung pada Juni hingga Juli 2026.
Lebih jauh, Zulkifli menekankan bahwa posisi manajer koperasi memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat desa, kelurahan, hingga kampung nelayan.
“Negara memanggil putra-putri terbaik untuk hadir di desa. Mari kita pastikan yang terpilih benar-benar SDM unggul demi kemajuan Indonesia,” ujarnya.
Pelaksanaan rekrutmen ini dikoordinasikan oleh berbagai kementerian dan lembaga, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Koperasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Keuangan, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
c/Antara














